Jumat, 30 Desember 2011

#cumanaksirunite - Reuni

Hari ini adalah reuni pertama angkatan kami, setelah lulus dan meninggalkan SMA ini delapan tahun yang lalu.

Aku datang lebih awal diacara ini. Belum banyak orang yang hadir saat aku tiba. Karenanya aku memanfaatkan waktu untuk berkeliling sekolah ini, membanding-bandingkannya dengan delapan tahun yang lalu, saat dimana aku masih belajar disini 6 hari dalam seminggu. Telah banyak perubahan, semacam cat di dinding ruangan kelas yang telah berubah warna. Atau pohon-pohon di taman yang telah jauh lebih tinggi. Setelah cukup lelah berkeliling aku istirahat di bangku batu dibawah pohon palem dibelakang ruangan Osis. Ini tempat paling sering aku datangi ketika ingin menyendiri saat masih bersekolah disini dulu.

***
Aku senang bisa kembali kesekolah ini lagi. Berkumpul dengan teman-teman lama yang beberapa diantaranya namanya telah terlupa olehku. Selain senang, ada banyak perasaan yang bercampur dihatiku. Terutama jika nanti aku bertemu lagi dengan Rahne. Dia teman terbaikku semasa SMA, sebenarnya lebih dari teman, karena kami begitu akrab dan sering bersama. Aku menyukai banyak hal darinya, atau lebih tepatnya aku menyukai semua tentangnya.

Tetapi Sejak lulus SMA, hubungan kami mulai menjauh. Palingan hanya setahun pertama kami masih saling berkomunikasi. Selebihnya aku bahkan tidak tau bagaimana kabarnya. Saat itu aku kuliah ke luar kota, sedang dia tetap di kota ini.

***
"Indra, hei kamu Indra kan?" seseorang menepuk pundak ku dari belakang menghentikan lamunanku. "Iya, Ra.. Rahne?" gelagapku menjawab pertanyaanya. Dia tersenyum, aku membalas dengan senyuman pula.

"Bagaimana kabarmu, Ne?" Aku memulai pembicaraan.

"Cukup baik, Ndra."

"Kamu kok tau aku ada disini?"

"Emang dimana lagi aku harus menemukan kamu selain di tempat ini? Sedari dulupun kamu lebih sering menghabiskan waktu disini dari pada di kelas kan? Aku tau itu, Ndra!"

"Haha. Masih sama seperti dulu, kamu lebih tau siapa aku dari pada aku sendiri, Ne." Untuk beberapa saat kami tertawa karena percakapan ini. Ini satu dari semua hal yang aku suka dari Rahne, dia mengenal diriku lebih daripada aku sendiri.

"Setelah banyak hal yang kita lakukan, setelah hampir delapan tahun berlalu. Akhirnya kita bisa bertemu lagi ditempat ini. Aku senang". Aku memulai kembali pembicaraan. Meski kali ini tanpa basa-basi.

"Aku juga, aku pikir kita tidak akan pernah bertemu lagi. Kamu pergi begitu lama tanpa kabar. Apa mengkhawatirkan kamu, Ndra. Aku menadahkan tangan, kemudian menyelipkan namamu didoaku berharap  kamu baik-baik saja."

"Maaf, aku tidak berpikir kamu merisaukan aku sampai seperti itu. Aku senang kamu mengkhawatirkan ku."

"Jadi kamu pikir aku bisa melupakanmu setelah banyak kisah yang kita ukir bersama? Tidak Ndra, aku tidak bisa melupakanmu begitu saja. Tidak akan pernah." Rahne menjawab dengan nada bicara lebih tinggi.

"Maaf, Ne. Aku tidak bermaksud melupakanmu. Buktinya sekarang aku disini untuk menemuimu, dan ingin bercerita banyak hal bersamamu." Aku mencoba membuat Rahne meredakan kemarahannya. "Aku tau aku salah, aku menyesal. Tidak seharusnya aku melupakanmu." Aku melanjutkan pembicaraan.

"Aku tidak bermaksud menyalahkan kamu, Ndra. Aku hanya sedikit kecewa padamu, bukan memarahimu."

Aku diam, tidak ingin menjawab lagi apa yang dikatakan Rahne. Suasana sejenak hening sebelum Rahne kembali memulai pembicaraan.

"Lihat aku, Ndra. Perhatikan aku, kamu tidak melihat ada yang berubah dariku?" Rahne bertanya dengan mimik sedikit menyedihkan. Itu cukup untuk membuat aku memperhatikannya, memandanginya.  Retinaku menyusuri setiap titik pada dirinya. Dan pada akhirnya tatapanku terhenti tepat dijari manis tangan kirinya. Aku terdiam, sebuah cincin telah melingkar disana. Aku membisu, tidak tau apa yang harus dikatakan.

"Dulu kamu selalu bilang menitipkan rindu di sela jemariku, Ndra. tapi perlahan waktu rindu itu mulai terkikis dan aku tidak lagi menemukannya. Sampai seseorang menggantikannya, dia juga menitipkan rindunya di sela jemariku. Dan cincin ini, ini adalah penjaga rindu dari dia. Agar aku selalu mengingatnya. Sejak hampir sebulan lalu, aku telah bertunangan, Ndra." ujar Rahne, membunyikan lagi keheninganku.

"Selamat yah, Ne. Dulu aku berharap juga punya cincin yang bisa dilingkarkan dijarimu untuk menjaga rinduku. Tapi kita sepertinya tidak berjodoh. Mungkin sepuluh tahun yang lalu, diperkenalan pertama kita, dijabatan tangan pertama kita, garis-garis tangan kita yang beradu telah mengisyaratkan kita hanya akan menjadi sahabat, tidak lebih." Aku berusaha bersikap biasa.

"Iya, Ndra. Aku juga berpikir begitu."

"Beginilah jalan dari takdir kita, Ne. Aku senang pernah menjadi orang dihati kamu. Kita saling suka, saling naksir, namun tidak saling cinta seperti sepasang kekasih saling mencintai". Kemuadian Rahne mengangguk,  mengiyakan pernyataanku.

Lalu panggilan master of ceremony dari atas panggung membuat kami harus berlalu dari tempat ini, dan melangkah menuju tempat yang telah disiapkan pantia reunian.

Sore ini disebuah pertemuan singkat, setelah sekian lama tak bertemu. Aku menemukan Rahne, kecuali cincin di jari manis tangan kirinya, tak ada yang berubah darinya. Aku dan dia sepakat, kami adalah satu dimasa lalu, begitupun sekarang dan sampai kapanpun. Kami sahabat selamanya.

Senin, 26 Desember 2011

Cinta pertama... Mungkin. ( part I )



Malam ini ingatanku melayang jauh menembus batas waktu, menyelip dibanyaknya kenangan akan masa lalu. Kemudian terhenti dimasa sekitar 10 tahun yang lalu. Aku terhenti dikenangan dimana ayahku membelikanku sebuah baju bola berwarna ungu tua dengan tulisan Batistuta dan angka 9 dipunggungnya. Lebih dari sekedar sebuah kain yang dijahit sedemekian rupa, baju itu telah menjadi bagian paling penting dihidupku. Sampai sekarang.


Aku tidak pernah mengenal siapa Batistuta, bahakan belum pernah mendengar namanya setidaknya sampai sebelum ayah membelikan baju itu untukku. Baju itu, nama yang tertulis di baju itu, adalah awal dari sebuah kisah cintaku. Sosok yang pada masa setelah itu akan ku kenal sebagai Gabriel omar batistuta a.k.a batigol. Seorang pemain sepak bola paling luar biasa dimasanya. Aksinya dilapangan rumput hijau di negara yang jauh diujung dunia sana, selalu kutunggu didepan tv tua diruangan keluarga rumah kami. Menyaksikan dia menggiring bola. menyaksikan dia mencetak beberapa gol dengan kostum ungu berlumuran keringatnya itu, menjadi kegembiraan tersendiri bagiku. Sejak saat itu aku mulai mengaguminya. menyukai banyak hal tentangnya. Aku fans nya, bagian dari dia!


***
Disuatu kesempatan beberapa waktu berselang, tak ku lihat lagi kostum ungu itu menutupi badan kekarnya. Kostum ungu itu telah berganti dengan kostum merah marun. Pun dengan nomor 9 dan kain putih bertuliskan huruf 'C' yang biasanya mengalung di lengan nya pun sudah tidak dikenakkanya lagi. angka 9 itu telah berganti ke angka 18, sedang kain putih dengan huruf 'C'nya lenyap entah kemana. Saat aku tanya pada ayah mengapa dia tidak lagi memakai baju yang sama dengan baju yang ku punya, dan mengapa dia berubah sekarang, ayah menjawab, "dia telah berpindah klub, As roma nama klub barunya. klub dengan kostum dominan merah itu, kamu tau kan?". kemudian aku mengangguk mengiyakan. Itulah yang aku ingat dari jawaban ayah ketika itu.


Sejujurnya pun aku tidak peduli kostum warna apa yang dipakainya, atau tim apa yang dibelanya. toh aku juga tidak tau apa nama klub dengan kostum ungu yang selama ini dipakainya. Aku hanya ingin melihat dia melewati beberapa pemain lalu mencetak gol. Kemudian aku akan menceritakannya pada teman-teman disekolah. Itu saja.


Saat Batistuta mulai bermain bersama As roma, usiaku tidak lebih dari tujuh tahun. Aku hanya menonton sedikit pertandingan Batistuta dan As roma-nya. Jika pertandingan dimulai  pukul 8 malam waktu Indonesia, berarti aku hanya menonton babak pertama saja. karena ayah telah sigap untuk menyuruhku tidur tepat saat jam 9 tiba. jika pertandingan dimulai dinihari, biasanya aku hanya menonton beberapa menit pertandingan menjelang waktunya berakhir. Itupun jika aku tidak telat-telat amat saat bangun tidur.


Tapi begitulah bocah kecl itu, tetap tanpa henti mengagumi Batistuta-nya. Bahkan diam-diam tidak hanya Batistuta, dia mulai menyukai As roma secara utuh. Menyukai banyak pemain di tim itu dan mulai menghapal satu persatu nama yang tertera di bagian belakang kostum mereka. Totti dan montella adalah dua nama yang terhapal pertama kali saat itu.


Dan dari sini sebuah kisah-cinta-baru dimulai!


*bersambung*

Selasa, 29 November 2011

...





Ini sudah hari ke-30, hari terakhir dibulan november ini. Dan blog ini masih belum ada postingan. menyedihkan.


Satu-satunya alasan real mengapa blog ini telat update adalah karena aku memang sedang malas menulis dan kehilangan ide harus bercerita apalagi. Aku tidak mungkin selalu bercerita tentang mantan atau kekasih imajiner seperti yang biasa aku lakukan. Aku tidak ingin orang-orang selalu berpikiran kalau aku masih belum 'move-on'. aku tidak ingin orang-orang selalu berpresepsi kalau aku adalah orang yang tersesat dimasa lalu, tersesat di hati mantan. Meski memang tanpa cerita-cerita seperti itu blog ini adalah korban nya. sepi, terabaikan tanpa postingan baru. 


Banyak blogger yang mengeluh kehabisan ide untuk menulis. Akibatya, blog mereka pun seperti rumah kosong, tidak pernah disinggahi pemiliknya lagi. Sebenarnya kondisi ini tidak boleh terjadi. Sebab, banyak sekali cara yang bisa dilakukan agar tidak kehabisan ide untuk mengupdate blog.


Dan fase kehilangan ide itulah yang kini menghampiri aku. Aku tidak tau harus bercerita apalagi di blog ini. 
Untuk mengatasinya aku mulai kembali blogwalking atau sekedar mampir kebeberapa web yang menyediakan cerita-cerita menarik sekedar untuk me-refresh ide yang telah mampet. Dan hasilnya memang aku mulai sedikit menemukan cahaya terang untuk postinganpostingan berikutnya :)


so, keep visit my blog. ada banyak kisah yang meronta ingin di tuliskan!

Jumat, 21 Oktober 2011

sebuah monolog: diantara 2 pilihan

Jika dulu aku tau mencintaimu akan membuat kita "sejauh" ini, tentulah aku tidak pernah ingin menyatakan nya padamu. Tapi semua nya telah terlanjur terjadi, Aku dan kamu tidak bisa disandingkan lagi. Kamu bahagia disana, dan aku galau disini. Sendiri. Tapi waktu terus berlalu, kini kamu masa lalu, ah sejujurnya aku juga  masih berharap kamu kan menjadi masa depan..


beginilah aku sekarang, di tengah keraguan diantara 2 pilihan, melupakan mu atau selalu mengenang mu dengan segala konekuensi yang tentu akan tidak mengenakkan. aku ingin melupakan mu tapi aku tak ma(mp)u. Aku ingin mengenang mu, tapi ma(l)u. 


***


Di twitter, tweet mu acapkali menjadi aktris utama di timeline ku. Terkadang aku ingin mengirimkan sebuah mention ke kamu, tapi aku tau, kamu tidak akan mempedulikan itu. Makanya tak jarang pula aku membalas tweet mu, hanya dengan sebuah tweet #nomention. Seperti bayi yang tak bisa bicara, tapi mencoba mengambil perhatian orang tua nya dengan membuat gerakan yang lucu. seperti itu lah aku mencoba menarik perhatian mu. Membuat tweet lucu, unik bahkan tak jarang "norak" demi mendapat perhatian kamu. Ah, aku emang bukan bayi, aku juga tidak lucu. mungkin karena itu kamu tetap tidak pernah mempedulikan (tweet) ku walau aku berulang kali mencoba menarik perhatian mu..


Kadang dari kisah di timeline itu aku malah jadi membenci kamu. bukan karena kamu tidak memperdulikan ku, bukan juga karena kamu tidak pernah membalas meniton ku. tapi aku benci (atau lebih tepatnya cemburu) saat kamu dan seseorang yang kamu panggil "sayang" itu berlagak romantis di timeline ku. Hmm, kalian bukan romantis tapi najis!


***


Sebagaimana sebuah cerita yang harusnya punya kerangka yang jelas, aku belum bisa menentukan nya sampai sejauh ini. Terkadang aku ingin melupakanmu mu, tapi di saat lainya aku malah sangat mengharapkan mu. Lalu manakah yang lebih baik, mengharapkan mu, atau melupakan mu??
#moveon yang tertunda

Kamis, 11 Agustus 2011

@ pekanbaru

Kutemui kini diriku duduk di salah satu bilik warnet. menunggu waktu beduk tanda berbuka meski hari kini masih begitu pagi. suasana begitu panas meski kipas angin tak sedetikpun berhenti berputar mencoba menawarkan kesejukan. Tak ada termometer ataupun alat penunjuk suhu disini, tapi siapa yan tidak peka dengan panas yang begitu terik? Tapi inilah pekanbaru, teriknya siang bisa dibilang telah menjadi sebuah identitas  tidak resmi.

Kini hampir seminggu aku disini, sejak kepulangan dari jogja sabtu lalu. belum ada setetes air hujan pun yang mencoba membasahi tanah gersang atau sedikit mengurangi tumpukan debu di jalan-jalan. suasana masih saja panas tidak berubah dari hari ke hari.

Tapi apalah arti semua itu, ada sebuah penawaran menarik yang di ajukan pekanbaru. sebuah liburan dengan banyak teman yang begitu friendly. yang kesejukannya tentu bisa mengalahkan teriknya matahari. Yah, inilah  Pekanbaru, kota dimana saya mulai menemukan jati diri. menemukan banyak rekan baru, dan menemukan banyak kegembiraan baru. hmm, mungkin juga pacar baru kali yah ;)

Kini, menikmati penawaran menarik ala pekanbaru seraya menghabisakan waktu liburan adalah liburan yang sempurna!




Selasa, 26 Juli 2011

Mudik, kewajiban tahunan!

Hari kepulangan, itu hari yang aku tunggu sejak hari keberangkatan. kini hari itu semakin dekat! :)


Bagi perantau macam gue, ritual mudik emang kudu dijalanin. Ga peduli sepadat apapun jalanan, bagaimana badan berdesak-desakan atau seberapa mahal pun lonjakan harga tiket. yang penting nyampe di kampung halaman, bertemu sanak saudara dan teman ga mungkin dilewatkan. Menyambut lebaran kali ini pun demikian, meskipun Ramadhan masih seminggu lagi, tiket mudik udah dibeli jauh-jauh hari. takut lonjakan harga makin edan jadi alasan. yah tiket penerbangan rute Jogja-Jakarta-Pekanbaru emang udah di tangan sejak setengah bulan yang lalu. dengan merogoh kocet cukup dalam, kini aroma kampung halaman mulai tercium.


sebagai perantau yang hanya balek sekali setahun kecuali dikeadaan genting. momen balek lebaran emang ga boleh disia-siain. makanya dari sekarang gue udah mulai nyiapin "schedule" selama di kampung halaman. Dari mulai reuni dengan teman semasa sekolah, hingga bantuin nyokap bikin kue dan bersihin rumah ga luput dari perencanaan. Maklum ga punya saudara perempuan membuat gue mesti jadi ujung tombak dalam hal bersih-bersih rumah. malu juga kan, kalo tamu udah pada datang tapi rumah masih berantakan? apalagi idul fitri, hati yang bersih mesti diiringi rumah yang juga bersih kan?


nah, selain masalah rumah tangga. masalah pertemanan juga jadi prioritas utama gue dalam mudik kali ini. makanya, reuni kecil atau sekedar buka bersama (bubar) dengan teman-teman pun udah mulai direnacanain dari sekarang. bahkan beberapa orang teman udah mulai nanyain kapan gue pulang sekedar untuk nentuin waktu reuni yang tepat, biar semua rekan yang emang kuliah diluar kota pun bisa ngumpul bersama. sampai sekarang emang belum ada waktu pasti nya sih, tapi persiapan yang matang juga nentuin bagaimana hasl nya nanti kan ? :)


Nah selain masalah saat udah nyampe dikampung halaman, gue sepertinya kudu direpotkan dengan persiapan sebelum berangkat mudik. sejauh ini gue belum packing, ataupun berburu buah tangan untuk sanak saudara maupun teman di kampung. masak udah hampir setahun melalang buana di jogja, begitu pulang ga bawa sedikit buah tangan, malu juga kan? biarpun mahasiswa, tapi ga kere-kere amat juga kan? :p hihi


Oh ya, selain persiapan finansial, fisik yang prima juga dibutuhkan saat mudik. ga maukan pingsan karena berdesak-desakan dengan penumpang lain nya? makanya berhubung hari udah malam dan mata udah ngantuk berat, gue mau tidur dulu, biar fit saat mudik besok :D haha :)



Rabu, 06 Juli 2011

Lyla - Bersyukur

ku awali hari dengan menyebut namaMu
bila
ku hirup udara yg slalu Kau berikan
gratis
takkan ku lupa akan rahmatMu yang tiada habisnya
meski lautan ku jadikan tinta untuk menulisnya

reff: Alhamdulilah.... Wasyukurilah
ku Memujamu tak henti-hentinya
Alhamdulilah....
Wasyukurilah
betapa nikmatnya hidup dalam bersyukur.....

takkan ku lupa akan rahmatMu yang tiada habisnya oow tiada habis...nya...

back to reff

semoga Allah selalu melimpahkan rahmatNya..aa..aa
semoga Allah selalu melimpahkan nikmatNya......




Senin, 27 Juni 2011

F ? lelucon seperti apa itu?

Nah, masa pembagian nilai sudah dimulai. beberapa mahasiswa penggila IP (indeks prestasi) mulai memadati pelataran ruang jurusan tempat dimana para dosen biasanya meletakkan shift nilai mereka. Sebagian lain yang tak begitu peduli dengan nilai-nilai itu, terkesan lebih acuh dan kadang malah tak peduli sama sekali dengan kerumunan itu. Sedangkan gue adalah kelompok yang berdebar-debar menunggu nilai itu keluar, tapi tidak terlihat di kerumunan orang-orang maniak itu. Yah, gue adalah orang peduli yang tak begitu peduli #nahloh

***
Tapi ada satu yang menjengkelakan gue. Di salah satu mata kuliah, gue mendapat nilai yang sangat tidak lazim. F. entah apa maksudnya, karena dibuku panduan saat gue masuk di kampus ini, hanya akan ada nilai dari A sampai E. Jadi F? lelucon semacam apa itu? nilai yang rendah dari yang terendah? atau malah nilai yang lebih bagus dari yang terbagus? #ngarep

Saat gue mencoba konfirmasi dan menemui sang dosen. dia malah tidak ada di ruangan nya, mungkin dia telah pulang saat itu. Tapi dari info yang gue dapat dari teman senasib sepenanggungan gue yang sesama mendapat nilai F. nilai F itu adalah buah dari contek massal yang diduga kami lakukan. Dia bilang jawaban kami (gue dia dan teman sekelas lainnya) telah di contek oleh kelas lain. Nah, masalahnya gue ga pernah memberi contekan kepada siapapun! Dan saat teman gue menceritakan kronologis bahwa kami tidak memberi contekan, dan jawaban kami di contek tanpa sepengetahuan kami. sang dosen hanya menjawab dingin, yang mencontek dan meberi contekan mendapat nilai F. Ah, bukankah sudah dibilang kami tidak mencontek dan meberi contekan??

Saat ini gue ngerasa seperti TKI yang ada di arab. tiba tiba di tuding masalah, lalu tanpa konfirmasi dan pembuktian di hukum pancung, atau untuk masalah ini di hukum nilai F. walau tidak mati secara fisik, setidak nya itu mulai mematikan semangat gue! Jika TKI adalah pahlawan devisa, mahasiswa dianggap pahlawan negara suatu kelak nanti. tapi kadang kala gue ngerasa kami dan TKI sama saja, di anggap pahlawan. tapi di kebiri di saat bersamaan! bejat!

*mahasiswa yang terabaikan* 
*marah-marah gak jelas*

Selasa, 21 Juni 2011

Semester Antara

Selama hampir dua bulan kedepan, gue punya kesibukan baru. Semester Antara, semester antara semester dua dan semester tiga. Semester antara, selayaknya semester pendek. tapi dengan tujuan sedikit berbeda, semester antara tidak mengulang matakuliah yang belum tuntas atau mengambil matakuliah tingkat atas seperti halnya Semester pendek (sP). tapi, semester antara (SA) telah ditentukan matakuliahnya sejak awal. yaitu 8 sks dengan 4 matakuliah. 2 matakuliah berhubungan dengan agama, dan 2 lagi tentang kewarganegaraan dan pancasila dengan masing-masing matakuliah memiliki 2 sks.

Sedangkan untuk pelaksanaan nya, setiap matakuliah akan masuk 3 kali seminggu dan perkuliahan dilaksanakan senin-sabtu dengan 2 matakuliah setiap harinya. setiap matakuliah juga memiliki 2 ujian, yaitu ujian tengah semester dan ujian akhir semester. Ujian akhir semester berakhir pada tanggal 5 agustus, dan itu adalah hari terakhir kuliah dan memasuki liburan dan lebaran (horeeee! mudik :D )

Nah, sebelum memikirkan mudik ke pekanbaru, gue juga masih memikirkan SA. walau sebenarnya gue juga antara suka dan ga suka dengan SA ini. Keberadaan SA dianggap beberapa mahasiswa termasuk gue malah mengganggu masa liburan. betapa tidak, mahasiswa UII selain fakultas ekonomi tidak mengenal SA, jadi mereka telah libur jauh sebelum kami (mahasiswa fakultas ekonomi) liburan. 

Ditambah lagi, jadwal kuliah yang dari senen-sabtu menuai protes, karena biasanya kuliah hanya berlangsung antara hari senen-jum'at. masalah SA semain konflik karena gue mendapat ruangan sebesar sekitar 5mx5m dengan jumlah mahasiswa 55 orang. begitu sempit bukan? yah sesak, gerah dan kantuk bersiap menyerang kapanpun saat perkuliahan telah dimulai. Selain itu, dari keempat matakuliah yang akan dijalani, semua dosen yang akan menyampaikan materi adalah dosen laki-laki, dosen yang malah menonjolkan jakun. berbanding terbalik dengan dosen keinginan gue, yaitu dosen wanita yang menonjolkan pa*****a :p #guyon

Nah, semester antara cukup ribetkan? setidaknya selama 2 hari dengan 4 kali pertemuan ini, gue susah payah membunuh kantuk dan mengusir waktu agar jarum jam cepat beralih kewaktu  dimana perkuliahan berakhir. kadang gue membaca komik, kadang pula gue ga jelas nyorat-nyoret kertas seraya berharap sang dosen cepat meninggalkan ruangan. ah, semester antara meninggalkan dilema, tapi menyisakan oasis di ujungnya. sebuah oase tentang indahnya liburan. Oase tentang indahnya kempali berkumpul dengan teman-teman dan keluarga baik di pekanbaru maupun lubukjambi.

Hmm, semoga Semester anara cepat berakhir, akhir yang sempurna saat berkumpul dengan keluarga dan teman-teman dengan nilai tidak amburadul. semoga :)

Kamis, 16 Juni 2011

19 (sembilanbelas)

Berdasarkan perhitungan masehi, semua orang pasti tahu tanggal lahir mereka. Tetapi berdasarkan perhitungan hijriyah, belum tentu semua orang tau. palingan hanya mereka dengan nama belakang, Ramadhan, ramdhani atau fitri yang akan tau. selebihnya, kebanyakan dari mereka tidak tau bahkan gak peduli sama sekali. Penanggalan hijriyah emang berasa ga begitu penting, ga di tuliskan di KTP, juga ga ada di SIM, intinya penanggalan hijriyah hanya akan dihiraukan saat beradu pendapat kapan jatuhnya awal ramadhan, idul fitri dan idul Adha.


Untuk hari ini, gue juga yakin, ga banyak orang yang tau berdasarkan kalender hijriyah sekarang tanggal dan bulan berapa. Sebenarnya gue juga bukan orang yang begitu peduli dengan penanggalan ini. tapi hari ini berbeda, gue tau hari ini adalah tanggal 14 rajab 1432 H.hari dimana 19 tahun lalu, tepat ditanggal dan bulan yang sama gue dilahirkan. yah, ini adalah ulang tahun gue ke 19 :)


Nah, ada yang spesial dari ulang tahun gue kali ini. Tuhan memberi kado spesial. pemandangan indah yang luar biasa. Total lunar eclipse, atau gerhana bulan penuh. Entah gue yang kegeeran. tapi gue rasa tuhan dengan romantis memang mengirimkan kado luar biasa itu spesial untuk hari spesial gue :D


dan beberapa momen dari gerhana bulan itu sempat kami abadikan dari halaman rumah dengan Cannon D1000 hadi kusuma :)
















The awesome gift, god. perfect :)

Rabu, 15 Juni 2011

Pengakuan seorang pengecut

Momen sakral. aku mengucapkan ijab lalu berharap kau meng-kabul-kan nya. hanya itu?
Jika cinta tak harus memiliki, bagaimana saat sudah memiliki (in relationship with ...) haruskah ada cinta?

Entah karena gak suka basa-basi, atau hanya sekedar ingin frontal. 2 hari yang lalu dalam sebuah percakapan (baca: penulisan) via twitter, beralih ke sms, dan berujung degan chat di facebook gue nyatain cinta ama seseorang. Dan hasilnya gue sekarang lagi in relationship with bla bla bla. Dia menerima gue dengan alasan yang gak jelas, sama gak jelas nya dengan alasan gue yang bisa-bisa nya nyatain cinta. padahal gue ga pernah PDKT atau ngelakuin hal-hal bodoh lain yang lazim di lakukan seseorang saat mereka sedang jatuh cinta.

Sampai saat ini, gue masih kesusahan untuk mengatur alur cerita seperti apa yang akan gue dan dia jalani. Gue belum tau cerita seperti apa yang dia suka. gue bahkan belum tau dia mau atau tidak menjadi pemeran utama dalam cerita ini. Singkat ceritanya, cerita yang gue sedang jalani dengan nya terbelenggu di tahapan orientasi. gue belum bisa nemuin cara tepat agar cerita ini sampai ke klimaks, lalu berakhir di happy ending. semuanya masih terpaku ditahapan dimana gue dan dia seperti sama-sama saling tidak begitu peduli.

Mungkin ini seperti keputusan tergesa-gesa yang gue buat. Seketika cinta datang, seketika gue nyatain ke dia. Lalu apakah seketika  kemudian gue punya chemisty yang kuat dengan dia? belum, setidaknya sampai sekarang. Gue gak punya feel yang terlalu wah dengan nya, gue belum bisa menemuin sesuatu yang luar biasa seperti apapun di hubungan ini. semua nya semu, cinta ini semu. jika aku pun rindu, mungkin juga hanya semu. semuanya bimbang, cinta yang bimbang antara iya atau tidak. lalu rindu yang bimbang antara ada dan tiada.

Jika ini benar cinta, semoga gue bisa nemuin feel atau irama yang tepat bersamanya. jika ini benar sayang,  aku mau dia membaca koleksi buku perpustakaan dalam diriku dan berharap dia membuka pintu perpustakaan nya juga. Jika benar ini rindu, biarkanlah dia meluluhkan semua nya. Namum jika tidak, biarkan ini berakhir dengan alaminya biarkan ini berakhir tanpa ada yang merasa tersakiti. 

Yah, biarkan lah sekarang cerita ini berjalan tanpa konsep dan alur yang tak begitu jelas. biarkanlah spontanitas yang menenutkan ending apa yang dibutuhkan untuk mengakhiri kisah ini dengan cara terbaik yang diinginkan nya :)

Sabtu, 28 Mei 2011

Anime minggu pagi

Hari minggu adalah hari yang selalu gue tunggu saat masih zaman SD dulu. Bukan hanya karena hari minggu adalah hari bebas sekolah. lebih dari itu, ada ritual wajib yang memang gak pernah gue lewatkan di minggu hari di masa itu. ritual bernama "film kartun/anime" adalah menu pagi yang gak pernah gue tinggalin tersebut. Ritual dimana gue akan berlama-lamaan duduk di depan TV, menikmati setiap adegan dari setiap anime yang gue tonton, tanpa peduli belum mandi atau belum sarapan. Karena ketika itu, bagi gue nonton kartun emang lebih penting dari "sekedar" sarapan atau mandi pagi. 


Minggu pagi atau pagi minggu memang berkesan sangat spesial ketika itu. Jika di hari senin sampai sabtu nyokap bakal kesusahan untuk membangunkan dan menyuruh gue untuk berangkat ke sekolah, di hari minggu dengan sendirinya gue akan terbangun walau tanpa di bangunkan. efek film kartun di pagi minggu memang sangat berasa bagi gue. Contoh lainnya, jika power rangers sukses mengalahkan monster, gue bakalan semangat. tapi kalo ntu film "to be continued" saat power rangers masih kewalahan saat melawan monster nya, alamat seminggu itu gue bakalan muram dengan seribu tanda tanya tentang episode berikut nya dari film itu. ah, kadang ketika sudah cukup gede lalu mengingat masa labil sebagai anak-anak emang sedikit memalukan :D hehe

doraemon

power rangers

ninja hatori


Tapi kini cerita sepeerti itu sulit terulang, seirama dengan berjalan nya waktu, semua nya mulai berubah. Jika di masa itu bangun jam 6 pagi, mencuci muka, menghidupkan TV lalu memindahkan saluran TV ke RCTI kita akan menemukan anime Lets & go atau lebih terkenal dengan "tamiya" , P-man , Ninja Hatori, Doraemon, Power Rangers dll secara berurutan telah siap sedia untuk menghibur kita. kini telah lain cerita, jika masih memaksa menghidupkan TV tepat jam segitu kita hanya akan menemukan hampir semua stasiun televisi sedang berlomba menyajikan gosip selebriti yang tak jauh dari berita Ashanti - Anang - Syahrini ataupun yang lain nya. yah membosankan! Dan rasa membosankan seperti itulah yang sedang gue rasakan pagi ini.


Ah, semoga kelak para pemilik stasiun televisi berkenan menyiarkan lagi acara favorit gue itu. Semoga juga para pemilik stasiun televisi berbaik hati memenuhi hasrat nostalgia yang kini gue pendam di ingatan tentang masa lalu gue :D Semoga!

Kamis, 26 Mei 2011

Nervous

MALAM SUNYI. Aku mengutuk keras nervous di malam sunyi ini!

Kalian tau berapa nervous itu membunuh karakter ku? ini tentang presentasi kecil tadi siang. presentasi ku bersama kelompok kecil lima orang di depan 60 orang teman sekelas. Presentasi dari hasil jerih payah kami berbulan-bulan. Dan aku menghancurkan usaha mereka dalam beberapa menit yang menyebalkan. Bagaimana aku tidak sebal, nervous menggerogoti setiap centi akal ku, lalu semuanya hancur. berantakan!

Sebelum presentasi dengan nada sedikit pesimis aku berkata " satu sampah tidak akan berpengaruh pada 4 tumpukan emas". Dan ternyata salah, satu kesalahan fatal dari ku, membuat 4 teman lainnya juga ikut berantakan. seperti tumpukan domino, aku jatuh pertama dan menjatuhkan 4 teman lain nya. Aku benar-benar sampah yang hanya bisa menyesal!
  
Bagaimana bisa aku lupa nama teman sekelompok saat perkenalan, bagaimana bisa aku menghilangkan beberapa kata yang harus nya di ucapkan. Bagaimana bisa aku kagok dan linglung hanya karena menjadi moderator di presentasi mini dengan "sedikit" orang. padahal aku berencana menjadi orang "besar" yang tentu harus biasa berhadapan dengan banyak orang baik secara formal maupun informal kelak. Ini seperti tamparan telak di pipi mungil ku, mengingatkan bahwa aku masih jauh untuk mewujudkan cita-cita luar biasa itu.


Ini cerita tentang penyesalan ku.
tentang cerita dimana aku menjadi benalu.
aku malu dengan kemampuan ku!

Senin, 16 Mei 2011

Celana dalam nya bilang, namanya LIA

Cerita berawal saat gue lagi ngikutin ujian salah satu mata kuliah di kampus gue. Karena datang sedikit terlambat, gue terpaksa duduk di barisan ketiga dari depan. Hadeh, dengan persiapan belajar yang minim atau bisa dikata tidak ada, mengerjakan tugas dengan jarak yang sangat dekat dengan pengawas ujian adalah BENCANA. Tapi, sedikit keberuntungan. Peserta ujian yang duduk didepan gue adalah cewek cantik. Gue gak tau namanya, tapi yang jelas dia cantik. dan gue penasaran akan siapa namanya.

Lebih dari cantik, selama ujian ntu cewek memberi pemandangan yang ambigu bagi gue. bisa dibilang menarik atau malah bisa dikata jijik. Karena memakai kaos yang singkat, bagian *maaf pantat bahkan belahan nya terlihat jelas. Jadilah pikiran gue terbelah dua sama rata, ngerjain soal atau malah ngeliatin tiiiiiit cewek itu --" tapi untunglah dengan bantuan beberapa teman, gue akhirnya selesai mengerjakan tugas itu tanpa melewatkan pemandangan ambigu tersebut :p

Sebulan setelah peristiwa ambigu itu, gue kembali dapat kesempatan untuk duduk dibelakang cewek itu. cewek cantik, yang gue masih belum tau nama nya. Seperti pertemuan pertama, ntu cewek masih make kaos yang singkat. bahkan ga kalah singkat dari kaos saat pemandangan pertama. Jadilah pemandangan ambigu itu seperti de ja vu bagi gue. cewek itu masih ngeliatin *maaf pantat + belahan nya. dan masih juga membuat gue penasaran akan namanya. Tapi, selang beberapa saat setelah curi-curi pandang pada pemandangan ambigu itu, pensaran gue akan namanya terjawab sudah. bukan karena gue ngajak dia kenalan, bukan karena gue ngedengar namanya di panggil atau bukan pula karena dia mengenalkan namanya pada gue. tapi saat gue tanpa sengaja ngeliat celana dalamnya, gue juga melihat goresan Spidol dengan tulisan LIA dengan font ukuran 20 terlihat jelas dibagian belakang celana dalam warna cream-nya itu --" Jadilah gue yakin namanya LIA, walau gue mungkin ga akan pernah berkenalan dengan nya. 
Ah, benar kata pepatah tua, "ada banyak jalan menuju Roma". saat mulut tak bisa bertanya, celana dalam bisa menjadi jalan yang berbeda untuk tujuan yang sama. Lia :p

*Nb: untuk LIA peace yoo :) kalo komplen calling gue ke 085365****** :p 

Jumat, 13 Mei 2011

Pencurian di rumah Tuhan

Fakultas Ekonomi UII Yogyakarta. Senin, 9 mei 2011

Jika selama ini mulut bungkam, biarlah tulisan ini yang akan menyampaikan. tragedi sial-an di 9 mei 2011.Ini adalah cerita nyata, bukan fiksi atau manipulasi, tapi ini adalah kejadian yang benar adanya dan pernah terjadi. tentang hari sial yang melumat laptop beserta uang jajan gue selama sebulan :') hari sial yang SIALan!

Setiap orang. kamu ataupun saya tentu juga pernah kehilangan. setidaknya, kehilangan pena semasa sekolah. Setiap kehilangan tentu saja menyesakkan bagi kita. bukan tentang harga nya, tapi tentang gunanya. harga pena mungkin tidak seberapa. tapi, kehilangan pena saat ingin menulis tetap membuat kita mesti pinjam sini-sana untuk menulis. Dan rasa seperti itu yang saya rasa sekarang. Laptop dan Uang jajan saya raib dalam hari yang sama. Bagi sebagian orang uang bulanan saya mungkin bukan seberapa, tapi tanpa uang itu, menyambung hidup adalah hal yang susah bagi saya :')


Kehilangan laptop makin memperpelik hidup gue saat ini, laptop yang masih seumur jagung gue pake, kini telah raib. entah tuhan tidak mempercayai laptop itu gue pake. atau karena alasan lainnya, yang jelas laptop itu telah pergi entah kemana sekarang. Hanya rasa ingin memiliki kembali yang tersisa dari cerita raib nya Toshiba cokelat itu.


Laptop yang gue dapat dari penantian berbulan-bulan usai minta beliin dari orang tua, lenyap dalam 4 rakaat Shalat zuhur yang hanya 5 menitan. "Pencurian di Rumah Tuhan" menjadi tajuk kesedihan saya saat ini. Saya masih tidak habis pikir  bagaimana Rumah tuhan di jadikan medan pencurian laptop saya. Tapi, sudahlah. Toh, bersedih atau merengek seperti apapun. Laptop itu mungkin tidak akan pernah kembali lagi.


Ah, semoga saja Laptop itu mejadi berkah bagi yang mengambil. dan semoga pula, saya diberi balasan yang lebih berarti dari laptop itu. :')

Selasa, 26 April 2011

UN-Moment

Pekanbaru, 26 April 2010

Untuk alasan yang sangat ditunggu, dengan penantian yang berasa sangat panjang akhirnya hari ini tiba. Pengumuman kelulusan SMA sederajat angkatan 2007/2008. siang itu, cemas, ragu, keingin tahuan dan rasa penasaran ku melebur jadi satu. degup kencang jantung, sulit di elakkan saat amplop penuh tanda tanya itu telah ada di tangan. 10 detik.. 30 detik.. semenit.. hingga 5 menit berlalu pun amplop itu belum ku buka. tapi diselang waktu itu aku berlari ke kubah mesjid di sekolah kami. satu rencana ku saat itu, jika begitu amplop di buka dan aku di nyatakan tak lulus. melompat di kubah mesjid itu akan kujadikan sebagai tempat mengakhiri hidup. entah, keturan virus bunuh diri usai pengumuman kelulusan atau karena alasan lain, "Tidak Lulus" menjadi sangat haram di pikiran ku saat itu,

Tapi semua pikiran keruh itu hilang sesaat kubuka amplop itu.

Nama: Al-Iqrom Septari
Nomor ujian: 01-102-054-3
LULUS

yah, aku  kami lulus. Kini suasana jadi sangat haru dengan tangis dan tawa bersatu untuk alasan yang sama "LULUS". tak seorangpun dari kami bersedih ketika itu. jika ada yang menangis, itu hanya tangis haru atas kegembiraan kelulusan ini. 



***

Setelah itu selebrasi berlanjut, corat-coret seragam. seperti mayoritas selebrasi usai pengumuam kelulusan. seragam pun tak luput dari coretan-coretan. semprotan pylox warnai sergam putih-abu" dengan berbagai warna. tak tau apa makna dari corat-coret itu. tapi yang pasti sergam putih-abu" itu jadi saksi bisu pesta kami dari itu. lebih dari sekedar perayaan, dunia menjadi milik kami saat itu, tepat hari ini setahun yang lalu. semua rasa berbagai rupa bersatu untuk alasan yang sama, "LULUS".

yah, kisah sahdu yang menjadi penutup lembaran masa SMA kami :'(

Minggu, 24 April 2011

Belum lima menit

Nina namanya. gadis kecil, 7 tahun umurnya. dari tadi mondar mandir bak setrikaan di depan ruang tunggu di sebuah rumah sakit. baju dekil nya terlihat kontras dengan kinclong nya warna dinding di sekelilingnya. yah, malang nasib Nina saat umur masih belum berkepala satu ia telah menjadi tulang punggung keluarga. sejak ibu nya sakit-sakitan bapak nya pergi entah kemana. jadilah iya penunggu tetap perempatan lampu merah untuk bisa mengecap sesuap nasi dan sebutir obat untuk ibu nya tercinta, ibunya yang kini tergolek tak berdaya di rumah sakit karena penyakit yang ia pun tak tahu apa  namanya.

***

Nina masih sedikit beruntung, surat miskin dari ketua RT membuat ibunya bisa dirawat di rumah sakit tanpa biaya, walau di kamar paling sederhana pula. Sore ini seperti biasa sepulang kerja nya Nina menyempatkan diri menjenguk ibunya. Tapi saat ini perasaan nya cemas luar biasa. Dokter bilang ibunya kini kritis. Jadilah Nina begitu nelangsa. di kulum nya satu permen tangkai yang sempat ia beli sebelum ke rumah sakit tadi, untuk menghilangkan gundah. tapi gundahnya malah kian bertambah. duduk di ruang tunggu menunggu ibu nya menjadi sangat melelahkan bagi nya.

Nina begitu khawatir akan ibunya, ia jelas tak bisa kehilangan surga nya di usia yang masih belia. Nina tak henti  berdo'a walau masih mengulum permen tangkai rasa mint nya yang kini mulai berasa pahit sepahit pikiran nya. Lantunan Do'a nya terhenti saat dokter Aan menyapanya, dokter Aan. Dokter yang merawat ibu nya..

Dilihat nya Mata Dokter Aan yang terlihat sedih.  Nina tau ibu nya telah tiada. Raut muka itu dan firasat nya sebagai seorang anak memberitahu nya lebih cepat dari seorang dokter bahwa ibunya emang telah tiada. air mulai jatuh dari pelupuk mataya, permen tangkai rasa  mint  nya pun jatuh tepat dibelahan rok nya. dengan cepat dokter Aan mengambil nya dan mengembalikan kembali pada Nina, "Hisap kembali lah nak, belum lima menit" ujar dokter Aan dengan senyum yang dipaksakan. Nina mengambilnya, tapi lidah nya telah terlalu kelu karena sedih untuk kembal mengulum permen mint nya.

"Aaah Tuhan, kembalikan juga ibuku sebelum lima menit ini berlalu" pekik Nina didalam hati. Suasana makin nelangsa dalam kebisuan Nina.

Kamis, 21 April 2011

Postingan beres-beres debu

selamat malam :)

Udah pada pernah mampir ke jogja waktu merapi aktif dan ngeluarin debu vulkanik? atau pada pernah datang ke rumah tua yang udah ga di tunggu sekian lama dan di penuhi sarang laba-laba? kalo belum pernah tapi pengen nyobain sensasinya. mampir aja di my Tandakutip ini. aahh, udah hampir sebulanan ga ada cerita baru, nih blog udah penuh debu, dan sarang laba-laba nya pun udah bejibun. 

dari tadi gue sibuk, beres-beres debu di nih blog. dan hasilnya, hahahahachiiiiiiiiiiiiim hachiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiim bersin ga berenti-berenti --" 

Bener yah kata kebanyakan orang, biasanya manusia cuma semangat kalo barang nya masih baru. kalo udah lama pasti bosan, lalu di tinggalin. mungkin seperti itu juga yang dialami blog ini, setengah tahunan sejak blog ini ada gue malah udah mulai malas untuk nge blog <-- penyakit alami manusia.. 

tapi sebenarnya ada alasan tersendiri ngapa gue jeda menulis sejenak. sejak ngebaca tweetnya mbak @asmanadia yang intinya kurang lebih begini "untuk bisa menulis tidak butuh kursus menulis atau sekolah sastra, tapi yang penting banyaklah membaca" gue jadi lebih menggiat membaca. jadilah *cemburu itu peluru* *semester disaster* *Utukki sayap para dewa* dan *3 venus* terbaca selang cuti menulis  gue beberapa saat yang lalu itu. nah usai dapat inspirasi dari hasil membaca novel dan karya-karya fiksi itu, kini gue siap kembali aktif untuk menulis di blog ini :) tentu dengan cerita yang ga mau kalah keren dari novel-novel itu :)
  
okeh. and then,  keep blogwalking in my tandakutip and wait the next post. Hachiiiiiiiiiiiiim. wassalam :)

Minggu, 03 April 2011

Aku yang Kamu

Engkau yang selalu ada di hati ku
Setiap hari selalu saja begitu
Tiap detik selalu saja kamu
Ingin rasanya terlepas dari kamu, sesaat saja

Rasanya ingin pergi ketempat yang tanpa kamu
Aku kan bersembunyi, menjauh dari mu
Ingin juga lari dan pergi ke masa lalu, ke waktu sebelum mengenal kamu
Hanya itu cara melepaskan dan melupakanmu
Awalnya terlihat susah, tapi sekarang aku harus biasa tanpa mu
Namun akhirnya aku menyerah
Aku yang kamu, hatiku berhenti dikamu

Senin, 28 Maret 2011

aku ≠ kamu

postingan usai nonton 3 cinta 2 dunia 1 hati (eeh, gue telat banget nontonnya --")


udah pada tau kan kalo sebenarnya gue bukanlah orang yang hobby nonton film. tapi berhubung anak kontrakan sibuk dengan film 3 hati 2 dunia 1 cinta, gue juga akhirnya terhipnotis dan nonton ntu film. kereen memang, dan sangat pantas kalo ntu film borong piala citra 2010. akting Reza Rahadian, Laura Basuki, Arumi bachsin dan lainnya plus ide cerita yang kreatif dan menarik membuat film itu emang berasa SEMPURNA. gue bahkan sangat menikmati alur cerita dan segala problema hingga penyelesaiannya. hingga pada akhirnya pikiran gue mulai melayang-layang dan berujung di postingan ini.


kali ini gue bakal sedikit meracau tentang hubungan pria-wanita beda agama yang jadi problema utama di film itu.  sebagai seorang yang menghabiskan sekitar 9 tahunan di sekolah agama. gue selalu dapatkan jawaban kalo nikah beda agama itu HARAM. kalo pun ada yang nanya kenapa haram, guru pasti akan bilang kalo itu sama aja dengan ZINAH. lalu semua murid termasuk saya hanya akan mengangguk, karena itu emang jawaban yang sangat tepat menurut gue saat itu.


tapi sekarang gue jadi pengen nanyain ama ntu guru. kalo orang yang beda agama itu adalah jodoh kita, dan kita tau jodoh itu ditangan tuhan, bagaimana penyelesaian nya? atau sebenar nya kita malah bisa menentukan jodoh itu? Yaah, pikiran gue tentang nikah beda agama telah melanglang buana, tidak hanya postingan ini, timeline twitter maupun dinding Facebook gue penuh tentang semua pertanyaan tentang NIKAH BEDA AGAMA.


teman-teman gueyang ngebaca, dan ngomen unek-unek gue jelas melarang dan anti akan itu. dengan alasan yang juga sama dengan para guru-guru terdahulu, mereka berkata, "yaah, HARAM karena ZINAH". Kurang puas dengan jawaban itu, searching di google menjadi pilihan selanjut nya, dan jawabannya juga sama, HARAM karena ZINAH. kita  ≠ mereka !


dari hati terdalam, gue tau, pikiran gue juga sama, itu HARAM. hanya saja gue ingin jawaban lebih pasti dan bagaimana hubungannya dengan "jodoh itu ditangan tuhan". Kini, hati gue udah bulat, walau nanti gue kepincut dengan wanita beda agama karena dada montknya, atau karena alasan apapun. gue mesti nyadar diri, NIKAH BEDA AGAMA = ZINAH = HARAM.dan gue mesti berpaling mata dari nya :)


yaah, seperti Delia (Laura Basuki) dan Rasyid (Reza Rahadian) di film itu yang beda agama juga tak menikah di endingnya walau memiliki cinta yang kuat, gue juga ga bakal nyari cewek seorang yang jelas beda kepercayaan ;)  walau manusia adalah makhluk sosial. di suatu sisi tak dapat di pungkiri, kita emang ≠ mereka.


*sekian

Rabu, 23 Maret 2011

Balada Perut Lapar

 Postingan saat hanya nemu uang Rp 2.000 didalam dompet padahal belum makan seharian :(

Alangkah malangnya hari ini. saat gue coba ngebuka dompet, hanya menemukan sehelai foto Pangeran antasari dengan senyum mempesona di dalam uang Rp.2.000. Yaah, hanya terselip Rp.2000 untuk mengganjal perut yang telah begitu lapar. Rp.2000 yang harus di manfaatkan sebaik mungkin. gue mulai berfikir bagaimana menghabiskan uang ini sembari menahan lapar untuk saat ini.

ada beberapa opsi yang  di tawarkan Rp.2000 lusuh itu:
pertama, membeli gorengan. jadi, dengan harga @500 akan ada 4 gorengan yang bisa didapatkan. 4 gorengan itu juga bisa di bagi dalam 4 macam 1 tempe goreng, 1 tahu, 1 pisang goreng dan 1 bakwan. jadi ini opsi yang cukup rasional

kedua, membeli 2 bungkus nasi kucing, dengan harga @1000 akan ada 2 bungkus nasi kucing, dan ini di jamin mengeyangkan. tapi opsi ini malah tak bisa dilaksanakan berhubung gue emang ga suka, ga pernah, dan mungkin juga ga akan pernah makin ntu nasi.

ketiga, membeli 1 oky jelly dring pelepas dahaga dan penunda lapar @1000 dan 2 buah gorengan. ini masih cukup rasional dan pantas dicoba.

keempat, membeli 20 buah permen dengan harga @100 ini akan menghabiskan banyak waktu menghabiskannya. opsi yang nyeleneh tapi masih pantas untuk di coba.

kelima, membeli 2 buah kuaci @1000 , opsi yang mulai nyeleneh

keenam. menelan uang Rp.2000 itu bulatbulat <-- opsi nyeleneh karena ga tahan lagi dengan lapar yang melanda

naah, jadi opsi mana yang paling rasional di jalankan, atau malah ada opsi lain yang lebih waah?

sekilas uang Rp.2000 hanya berarti sangat kecil tapi saat terdesak seperti ini Rp.2000 adalah kunci untuk melanjutkan hidup. Jadi sangat menyedihkan juga saat harus memikirkan pengamen-pengamen di jogja ini. setiap orang bahkan hanya memberikan Rp100 untuk sekali ngamen. jadi butuh 20 orang untuk mendapatkan Rp.2000. tapi berbeda  dengan di pekan baru Rp.2000 bisa di dapat hanya dengan mengamen pada 1 orang. Jogja memang terkenal murah, tapi sesuai juga susah nya mencari uang di kota ini :) (Eeeh, jadi kok ngebahas pengamen? <--  efek lapar stadium tinggi, pikiran entah kemanamana)

Tapi sekecil itu kah makna Rp.2000? apa Rp.2000 tak bisa bermakna besar? Ternyata BISA. coba pikirkan seperti ini, Untuk acara tallent show semisal IMB, Indonesian Idol atau  Tallent-tallent show lainnya pemenangnya akan di tentukan dengan SMS-SMS dengan tarif Rp.2000 perSMS. jadi kesimpulannya kalian akan menjadi yang terbaik karena uang atau pulsa "hanya" senilai Rp.2000. atau bahkan untuk award semacam AMI award maupun Panasonic award, Olga syahputra, Putra Nababan maupun yang lainnya juga mendapatkan penghargaan dengan Rp.2000 . So, jangan pernah sepelekan Rp.2000. (eeeh, eeeh, kok jadi ngelantur nyampe jadi jauh begini? )

Dari pada nulis yang lebih aneh lagi, gue pergi beli 20 buah permen dulu yaaa. bye-bye. *salam kecup *kecup manja

Selasa, 22 Maret 2011

100factsaboutme

Udah 2 hari di twitter #100factsaboutme jadi Trending Topic #1. itu membuat gue ga mau kalah untuk menuliskan 100 fakta hidup tentang gue, yang mungkin masih banyak orang belum tau. nah, di postingan ini secara frontal gue mengemukakan manis asam asinnya hidup gue. selamat membaca:

1. #100factsaboutme: terlahir 7 januari 1993, tanpa sebuah nama, maupun busana.
2. #100factsaboutme: beberapa hari kemudian nama Al-Iqrom Septari mengisi kekosongan nama pada gue.
3. #100factsaboutme: Iqrom berasal dari kata karama yang berarti yang mulia. sedangkan septari adalah nama klan gue.
4. #100factsaboutme: sangat akrab dengan yang namanya Taman kanak-kanak. gue mengahabiskan hampir 3 tahun untuk bermain ayunan, belajar menyanyi maupun melipat origami disana
5. #100factsaboutme: Bosan di TK gue pengen masuk SD, niat baik ini dapat halangan karena gue belum cukup umur. tapi akhirnya di perbolehkan dengan catatan gue mesti kelas 1 selama 2 tahun.
6. #100factsaboutme: tapi guru kewalahan dengan kejeniusan gue, gue juara 1 dan sekolah mempersilahkan gue naik kelas 2 dalam waktu 1 tahun.
7. #100factsaboutme: Awal-awal SD adalah masa kejayaan gue, jadi jangan berharap kalian merebut juara 1 dari genggaman gue.
8. #100factsaboutme: 6 tahun di SD 001 lubuk jambi terlewati dan gue merasa telah menggoreskan tinta emas disana
9. #100factsaboutme: Setamat SD, dengan sekali loncat pagar, gue langsung nyampe ke MTS Muhammadiyah lubuk Jambi. tujuan pendidikan gue berikutnya.
10. #100factsaboutme: 3 tahun bersekolah di sekolah agama membuat gue ngerasa memiliki cukup modal keimanan untuk menjalani dunia fana ini.
11. #100factsaboutme: setamat Tsanawiyah, tekat gue bulat untuk meninggalkan kampung halaman. dan Pekanbaru menjadi tujuan perantauan pertama gue.
12. #100factsaboutme: Man 2 Model yang sedang mempersiapkan diri menjadi sekolah bertaraf Internasional adalah perpanjangan langkah pendidikan gue berikutnya.
13. #100factsaboutme: gue adalah angkatan pertama dari Man 2 Model yang MNBI (madrasah nasional bertaraf internasional)
14. #100factsaboutme: Di MAN 2 Model lah awal gue ngerasa dunia itu ga segede daun kelor. emang dan kelor itu apaan yah --" ?
15. #100factsaboutme: Di MAN 2 jugalah gue pertama kali gue ngerasa jatuh cinta. sebelumnya hanya sekedar suka sama beberapa wanita.
16. #100factsaboutme: main PS2 atau bola kaki adalah menu utama sepulang sekolah
17. #100factsaboutme: hampir selalu make AS ROMA setiap permainan PS2 dengan Francesco Totti memimpin penyerangan di garis depan.
18. #100factsaboutme: Keranjingan AS Roma sejak tahun 2000, tepatnya saat batistuta pindah ke AS roma.
19. #100factsaboutme: Nggak merasa malu saat harus menangis walau di tempat yang kadang tidak strategis.
20. #100factsaboutme: kiper utama Simpathi FC waktu SMA. prestasi paling waaah cuma juara 3 pada turnamen futsal antar kelas. (gue kiper dengan kemasukan paling sedikit saat itu)
21. #100factsaboutme: Memiliki tanda lahir di bawah mata kiri. ini membantu kalian mengenali gue walau dari puncak petronas sekalipun.
22. #100factsaboutme: bukan tipe orang yang senang bicara di tempat formal, tapi saat kalian ingin bicara informal dengan gue. gue bisa menceritakan apapun.
23. #100factsaboutme: anak ke 2 dari 3 bersaudara tanpa wanita.
24. #100factsaboutme: tidak mudah untuk menjadi pembeda dari kerumunan orang, tapi gue pernah.
25. #100factsaboutme: Yogyakarta adalah perantauan gue setelah Pekanbaru dengan UII menjadi Universitas pertama
26. #100factsaboutme: semasa SMA gue ngambil jurusan IPA, tapi selingkuh saat kuliah dengan mengambil jurusan Akuntansi
27. #100factsaboutme: Nyasar entah kemana saat pertama kali pergi ke FE UII *awal yang buruk
28. #100factsaboutme: kelas 3 SMA adalah saat dimana gue selalu mengalih fungsikan pagar menjadi gerbang sekolah
29. #100factsaboutme: kubah mesjid di SMA gue adalah tempat nongkrong favorit. dan kubah itu kini telah di penuhi curhatan gue.
30. #100factsaboutme: Gue menuliskan nama cewek yang gue suka (Esti Raihana) di puncak kubah mesjid. tapi itu tak berarti apa-apa baginya :(
31. #100factsaboutme: selama kelas 3 SMA selalu bolos apel pagi senin, senam pagi sabtu, maupun muhasabah di pagi jum'at.
32. #100factsaboutme: Mengalami dislokasi di tulang selangka bagian kanan karena kecelakaan motor.
33. #100factsaboutme: akrab dengan dunia tulis menulis sejak adanya www.tandakutip.com
34. #100factsaboutme: Soal musik gue adalah Lylaku
35. #100factsaboutme: keranjingan nonton Boys before Flowers dan kadang ngerasa ga kalah ganteng dari kim bum :p
36. #100factsaboutme: lebih umumnya lagi gue suka nonton beberapa drama korea, dan paling suka karakter Yuan da ying dalam film hot shot
37. #100factsaboutme: suasana korea waktu SMA membuat gue juga cukup akrab dengan Boyband macam SS501 maupun SUJU. ataupun girl band semacam SNSD atau girls generation
38. #100factsaboutme: tapi kalo untuk sm*sh. say no to Sm*sH
39. #100factsaboutme: ga suka nonton film hollywood maupun Bollywood apalagi harus nyampe ke bioskop
40. #100factsaboutme: Paling suka rutinitas makan tapi ga di makan
41. #100factsaboutme: hobi baca manga semisal Naruto maupun Detektif Conan. gue berencana membantu mereka mengalahkan madara Uchiha dan menangkap kawanan jubah hitam
42. #100factsaboutme: Selain AS Roma, gue juga suka Liverpool, Villarreal dan tentu saja PSPS Pekanbaru :D
43. #100factsaboutme: lebih suka frontal dari pada banyak basa-basi. tapi tidak mengharamkan basa-basi
44. #100factsaboutme: Kalo lagi dikelas berharap waktu bisa berjalan secepat Ferrari tapi kalo lagi tidur berharap waktu berjalan selambat bajaj
45. #100factsaboutme: Menyukai tidur, tapi tidak di tiduri
46. #100factsaboutme: pencetus nama lensacembung.com dan bekerja di perusahaan itu
47. #100factsaboutme: Danielle De Rossi adalah idola no 1. setelah pemuka-pemuka agama itu.
48. #100factsaboutme: Ngebacot dan nge galau di Twitter adalah pilihan hidup
49. #100factsaboutme: punya cita-cita jadi power rangers biru saat masih kecil
50. #100factsaboutme: tapi sekarang lebih tertarik memajukan lensacembung.com seraya bisa membeli saham kepemilikan AS Roma
51. #100factsaboutme: saat berumah tangga, ingin menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa ibu. tapi tanpa melupakan bahasa Indonesia, tentu.
52. #100factsaboutme: Anak gue bakal mirip Gu Jun Pyo di BBF, tentu saja dengan Helikopter sebagai alat transportasi ke sekolah
53. #100factsaboutme: pemimpi yang handal tapi sering buntu dalam kenyataan
54. #100factsaboutme: anti dalam kata-kata kotor di dunia maya.
55. #100factsaboutme: Lebih suka cewek berjilbab dari pada enggak. tapi sering tergoda dengan cewek berdada montok
56. #100factsaboutme: Lebih suka terlihat acak-acakan ketimbang rapi kalo pergi ke kampus
57. #100factsaboutme: Suatu saat berharap main gondola di venezia
58. #100factsaboutme: Pernah di julukin cucu lauren karena ramalan tentang hasil pertandingan bola selalu benar
59. #100factsaboutme: lebih suka melankolis ketimbang rock
60. #100factsaboutme: Sering kehilangan HP, kini nyokap ga mau lagi beliin.
61. #100factsaboutme: Lebih suka sendiri dari pada rame-rame
62. #100factsaboutme: Takut gelap.
63. #100factsaboutme: Gue bisa berenang, tapi pernah hanyut di derasnya arus sungai.
64. #100factsaboutme: Kata nyokap gue udah full puasa sebulan penuh bahkan ketika masih kelas 1 SD
65. #100factsaboutme: pernah cinta ama seseorang yang gue panggil "kakak"
66. #100factsaboutme: saat SMA Gue hanya tertarik sama 1 wanita, tapi tak pernah bisa menaklukan hatinya
67. #100factsaboutme: Punya banyak panggilan, tapi paling suka saat di panggil "iyom" (gue sendiri ga tau dari mana datangnya panggilan ini)
68. #100factsaboutme: Manejer Ji-Fly Band. band abal-abal yang bawain 1 lagu saat perpisahan sekolah
69. #100factsaboutme: Di masa galau SMA kadang make bedak dan celak
70. #100factsaboutme: Berharap suatu saat bisa main salju dan membuat boneka salju tentunya
71: #100factsaboutme: terkadang di bilang autis semasa SMA
72: #100factsaboutme: mempopulerkan kata "gaul" selama di MAN 2 Model
73: #100factsaboutme: Pernah main bola hujan-hujanan plus petir di lapangan sekolah. di saksikan guru dan siswa-siswi lainnya (yang kalah buka baju)
74: #100factsaboutme: Lebih suka menjadi penonton ketimbang di tonton
75: #100factsaboutme: saat SMA lebih sering make Sendal dari pada sepatu. dan berpura-pura kaki sakit saat tanpa sengaja bertemu dengan guru.
76: #100factsaboutme: Pernah juara bawa kelereng di dalam sendok saat #17an semasa SD
77: #100factsaboutme: Semasa SMA gue 2 kali membuat guru olahraraga ngambek dan ga mau ngajar. ini berkah atau petaka?
78: #100factsaboutme: Masa jaya gue hanya saat SD, saat SMA peringkat 10 besar dari bawah hanya 2 kali lepas dari genggaman.
79: #100factsaboutme: Ga suka menghabiskan waktu di kampung halaman sendiri, karena ga punya banyak teman.
80: #100factsaboutme: Saat ini hanya menghabiskan pulsa Rp 5000 sebulan. Hemaaat beph
81: #100factsaboutme: menganggap ekstrakurikuler hanya akan mengurangi waktu tidur. ini alasan gue malas ikut organisasi apapun di kampus atau semasa di sekolah
82: #100factsaboutme: semasa Tsanawiyah gue paling ga bisa senam
83: #100factsaboutme: Kencan buta adalah suatu yang gue harapkan saat pacaran
84: #100factsaboutme: Spongebob Squarepants telah menjadi menu wajib setiap pagi, ga bosan walau telah berulang beribu kali
85: #100factsaboutme: berfikiran jendela dunia adalah internet, jadi ga nonton ga apa-apa. (kecuali film kartun)
86: #100factsaboutme: Online adalah sesuatu yang wajib dilakukan setaip hari. jadi, No day without online.
87: #100factsaboutme: baru tau Miyabi saat udah kelas 3 SMA *ketinggalan zaman
88: #100factsaboutme: membuat intrik agar bisa ikut ujian kenaikan ke kelas 2 saat SMA. menipu guru dengan berpura-pura hapal juz amma (yg ga hapal ga boleh ikut ujian)
89: #100factsaboutme: di usir dar ruang ujian karena ketahuan menyontek
90: #100factsaboutme: ga pernah lulus dalam 5 kali try out menjelang ujian nasional SMA. tapi lulus dengan nilai memuaskan di Unjian nasional nya
91: #100factsaboutme: sempet ikut tes masuk UGM, tapi ga lulus entah karena apa. padahal udah ada skenario kayak di film-film (akan di bahas di postingan khusus suatu saat nanti)
92: #100factsaboutme: Ga bisa jaga rahasia. Naaah, masih tertarikkah kalian untuk berbagi cerita pada gue ;) ?
93: #100factsaboutme: Sering buat fiksi, tapi ga pernah di RT Fiksimini
94: #100factsaboutme: Pernah berniat bunuh diri karena cinta di tolak *galau tingkat dewa *dewa mabuk *galau pangkat tiga *tiga juta
95: #100factsaboutme: porsi makan melebihi kapasitas perut. yaah, gue pengen terlihat lebih berisi
96: #100factsaboutme: ga suka dengan dewi persik maupun julia perez
97: #100factsaboutme: Pembunuh berdarah dingin. awas lo nyamuk kalo berani gigit
98: #100factsaboutme: ga suka poto-poto di depan kamera apalagi kalo narsis-narsisan
99: #100factsaboutme: masih nyimpan poto mantan untuk alasan kenangan
100: #100factsaboutme: masih banyak, kecapek-an ngetik, tangan mumet. mumet memut.

Saaaaaaah, akhirnya selesai. postingan ini selesai saat hari hujan, gue jadi berfikir air hujan telah menetes bermilyar titik, gue baru membuat 100 fakta hidup. nah, betapa lambannya gue. *galaaaaaaau *jari pegal *jempol semua --"
di lain waktu layaknya kawanan jubah hitam, misteri siapa iqrom septari akhirnya perlahan terungkap ;)
see you in next entry :D

Senin, 21 Maret 2011

Reuni, tanpa gue :'(

Masih ingat kan kisah-kisah gue with simpathi, Yaak, teman-teman gue semasa SMA. kalo yang udah lupa atau emang belum pernah tau, bisa klik disini dan disini :) Hmmm, udah pada tau kan? 

Nah, beberapa waktu yang lalu simpathi ngadain acara reuni. maklum lah lama tak bertemu membuat rindu menggebu berharap kembali disatukan. dan kesatuan itu akhirnya terwujud saat mata kembali bertatapan, atau saat kebersamaan kembali terwujud, yaah belenggu rindu yang selalu mengikat kini  ikatannya telah terlepas.

Tapi tidak untuk gue, ikatan itu masih mengikat sanga erat. Yaah, malang bagi gue selat sunda jadi batasan pertemuan ini, kuliah beda pulau membuat gue ga bisa datang dalam pertemuan penting itu, pertemuan yang lebih Penting dari Konferensi meja bundar ataupun konfrensi Asia-Afrika, dan gue tidak ikut. bahkan bayangan gue pun enggan mewakilkan --"

tapi sedih yang berlarut, jelas tak bisa dibiarkan. senyum kebahagiaan mereka di foto-foto yang mereka tag di Facebook gue setidaknya buktikan mereka masih ingat pada gue. Yaah, setidaknya dalam nada sedikit sombong gue bisa katakan "mereka butuh gue :D"

Ssst, diam sejenak. perhatikan poto-poto berikut, poto dari reuni "kami tanpa saya"





Berhubung reuni ini diadain mendadak, dan pak SBY berhalangan hadir, makanya sangat sedikit yang datang di reuni ini. Yaah, mereka ga bisa hadir dengan berbagai alasan, alasan seperti saya, juga. tapi tetap didak mengurangi kesakralan acara ini tentu ;)

Okeh, gue hanya bisa berharap semoga reuni part 2 akan berjudul, "Reuni kita semua" :)
Thats what a friend is for, all :)

Rabu, 16 Maret 2011

Karma

Bagaimna cara menjelaskan kejadian seperti ini, awalnya sewaktu pergi sekolah atau kuliah kalian melihat orang kecelakaan , lantas kalian menertawakannya. Namun sewaktu sepulang sekolah/kuliah kalian bernasib sama naas seperti orang yang kalian lihat pagi tadi, apakah itu yang di sebut karma? jadi bagaimana karma itu sebenarnya?

Apakah timbal-balik dari apa yang telah kita lakukan bisa disebut karma? semisal, karena rajin belajar kalian mendapat nilai A pada semua mata pelajaran. apakah itu juga sebuah karma? atau sesuatu yang bisa dikatakan karma hanya karena berdampak negatif, semisal contoh pertama?

coba kita pehatikan sejenak lirik lagu "coklat band" yang berjudul karma ini

Sekian lama kita bersama
Ternyata kau juga
Sama saja

Kau kira kupercaya semua
S'gala tipu daya
Oh percuma

Kau buat sempurna awalnya
Berakhir bencana

Selamat tinggal sayang...
Bila umurku panjang
Kelak ku 'kan datang
'Tuk buktikan satu balas 'kan kau jelang
Jangan menangis sayang
Ku ingin kau rasakan pahitnya terbuang
Sia-sia, memang kau pantas dapatkan

Akhirnya, usai sudah semua
Kudapat tertawa
Bahagia

S'lalu tampak indah awalnya
Berakhir bencana


Dalam lirik itu tersirat, saat kita tersakiti lalu mencoba membuktikan siapa sebenarnya kita suatu saat nati. lalu membuat dia merasakan apa yang pernah kita rasakan, agar dia tau getir apa yang pernah di buatnya, apakah itu adalah karma? jadi seperti apakah sebenarnya karma itu?
 
Pertanyaan bodohnya, saat kita mencintai seorang wanita terus dan terus tapi dia terus dan terus juga tak peduli. karma apa yang akan di dapatnya? Apakah dia akan bernasib sama, mencintai tapi tak dicintai? atau suatu saat nanti dia akan mencintai kita tapi kita tak lagi peduli padanya? atau adakah bentuk lain dari karma yang mungkin akan terjadi? atau malah jangan-jangan karma itu malah tidak terjadi karena karma memang tidak pasti terjadi?

Yaah, karma mungkin ada juga samanya dengan cita-cita sebanyak apapun kita merancang dan memikirkannya, hanya berputarnya waktu yang akan menjawab ;) Jadi, kesimpulan bodohnya: jaga kata, cara, tingkah dan sikap mu sebelum karma buruk itu terjadi, lalu lakukan sesuatu yang terbaik agar karma baik itu cepat terjadi :))

Jumat, 11 Maret 2011

STOP. Dilarang bodoh di sini!

Ada rasa semu yang kau tawarkan padaku, aku ingin menolak tapi tak pernah bisa. Entah mengapa satu kedipan mata atau satu gerakan kecil dari jari lentik mu selalu merusak pertahanan kokoh ku atas namamu. Aku tau rasa itu semu, tapi mengapa kamu membuat seperti ada rasa nyata di awal pertemuan kita? Mengapa saat kau pergi bersamanya kau beri alasan yang sekali lagi membiarkan aku mendekati mu? Lalu saat aku mendekati mu mengapa perlakuanmu tak sesuai ucapan mu?


Aku tahu di balik senyum manis mu tersimpan berjuta misteri. Misteri yang sebenarnya telah ku pecahkan, tapi tak bisa ku ungkapkan. Aku tak mau kamu atau aku berada di posisi sulit, karena dengan begini saja sudah begitu sulit. itu alasanku tak pernah bicarakan jawaban dari misteri itu. Yaah, biarlah waktu yang menjawab dan jika waktu pun diam dengan itu, biarlah.

Tapi ditengah kediaman ku kini, sulit untuk menipu diri, aku masih memikirkanmu. Aku masih melihatmu si sela sela jari yang walau ku tutup tapi sengaja ku renggangkan. aku tak bisa tenang saat tak tau bagaimana kabarmu. Walau kamu peduli ataupun tidak padaku, aku tak lagi peduli. 


Kini semua yang kulihat dibalik sela-sela jari itu kin menampakkan kamu berubah karena nya. aku kecewa! dia membunuh karaktermu, karakter yang paling ku suka dari mu. Heii, STOP, Dilarang Bodoh Disini! lihat dirimu, kamu seperti terbelenggu dalam guna-guna yang mungkin akan berakhir saat kau bakar menyan di bawah beringin. AKU KECEWA !


dilarang bodoh, disini!

Berhentilah menjadi orang lain, kamu yang pernah ku kenal jauh lebih hebat dari itu!

Kamis, 10 Maret 2011

Malu+Malu = MaluMalu(in) ?

Dani Dinata, seorang pria misterus yang merantau dari Pekanbaru untuk melanjutakan study nya di sebuah Unversitas terkemuka di kota pendidikan Yogyakarta. Tapi tak seperti mahasiswa lain yang asyik dengan banyak kegiatan-kegiatan mereka baik di kampus maupun luar kampus, Dani tetap tak peduli. Dia tetap setia dengan kegitan misteriusnya di dalam kamar berukuran 4x3 di kamar kos nya. 


Tapi pertemuan bodoh dengan seorang mahasiswi bernama "Kendyda" telah merubahnya 180 derjat. Dani berubah sangat ekstrim dan sangat cepat hanya karena sekali melihat kendyda. Pertemuan yang membuat Dani jadi terlihat lebih sering berada di ruangan kelas, tempat yang selama ini sangat di bencinya.


Setelah perhitungan-perhitungan bodohnya. Dani menemukan beberapa kesamaan dengan Kendyda. Kini dia yakin Tuhan telah menjodohkan mereka sejak mereka terlahir di dunia. Di bantu Eral yang merupakan satu-satunya temannya di Jogja, Dani siap menaklukkan hati Kendy. Tapi beberapa masalah datang menghambat. Dani dan Kendy sama-sama pemalu, apa benar Malu+Malu = MaluMalu(in) ? Lalu bagaimana cara Dani menaklukkan malunya sebelum menaklukan hati Kendy?


Lantas apa yang selama ini dilakukan Dani di kamar kos nya? Dan bagaimana kendy menanggapi pernyataan cinta yang Frontal dari Dani?


Semua jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itu bakal bisa kalian jawab saat membaca sebuah cerita bersambung karangan "Iqrom Septari". Cerita bersambung yang bisa di baca di sini :) 


Semoga terhibur saat membaca cerita yang belum rampung itu ;)