Rabu, 16 Maret 2011

Karma

Bagaimna cara menjelaskan kejadian seperti ini, awalnya sewaktu pergi sekolah atau kuliah kalian melihat orang kecelakaan , lantas kalian menertawakannya. Namun sewaktu sepulang sekolah/kuliah kalian bernasib sama naas seperti orang yang kalian lihat pagi tadi, apakah itu yang di sebut karma? jadi bagaimana karma itu sebenarnya?

Apakah timbal-balik dari apa yang telah kita lakukan bisa disebut karma? semisal, karena rajin belajar kalian mendapat nilai A pada semua mata pelajaran. apakah itu juga sebuah karma? atau sesuatu yang bisa dikatakan karma hanya karena berdampak negatif, semisal contoh pertama?

coba kita pehatikan sejenak lirik lagu "coklat band" yang berjudul karma ini

Sekian lama kita bersama
Ternyata kau juga
Sama saja

Kau kira kupercaya semua
S'gala tipu daya
Oh percuma

Kau buat sempurna awalnya
Berakhir bencana

Selamat tinggal sayang...
Bila umurku panjang
Kelak ku 'kan datang
'Tuk buktikan satu balas 'kan kau jelang
Jangan menangis sayang
Ku ingin kau rasakan pahitnya terbuang
Sia-sia, memang kau pantas dapatkan

Akhirnya, usai sudah semua
Kudapat tertawa
Bahagia

S'lalu tampak indah awalnya
Berakhir bencana


Dalam lirik itu tersirat, saat kita tersakiti lalu mencoba membuktikan siapa sebenarnya kita suatu saat nati. lalu membuat dia merasakan apa yang pernah kita rasakan, agar dia tau getir apa yang pernah di buatnya, apakah itu adalah karma? jadi seperti apakah sebenarnya karma itu?
 
Pertanyaan bodohnya, saat kita mencintai seorang wanita terus dan terus tapi dia terus dan terus juga tak peduli. karma apa yang akan di dapatnya? Apakah dia akan bernasib sama, mencintai tapi tak dicintai? atau suatu saat nanti dia akan mencintai kita tapi kita tak lagi peduli padanya? atau adakah bentuk lain dari karma yang mungkin akan terjadi? atau malah jangan-jangan karma itu malah tidak terjadi karena karma memang tidak pasti terjadi?

Yaah, karma mungkin ada juga samanya dengan cita-cita sebanyak apapun kita merancang dan memikirkannya, hanya berputarnya waktu yang akan menjawab ;) Jadi, kesimpulan bodohnya: jaga kata, cara, tingkah dan sikap mu sebelum karma buruk itu terjadi, lalu lakukan sesuatu yang terbaik agar karma baik itu cepat terjadi :))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar