Sabtu, 12 Februari 2011

Surat Cinta untuk Nadia

Dear Nadia..


baru kemaren rasanya saat terakhir kita bertemu. juga baru kemaren rasanya saat kita saling bercengkrama dengan tatapan sayu penuh ragu. tapi aku tau sebenarnya itu telah berlalu begitu lama. hingga aku rindu semua itu terulang kembali. aku rindu padamu. ingin rasanya berlelucon bersama kamu, lalu tersenyum saat melihat kamu tertawa dan menertawakanmu saat mencoba membalas senyum ku itu :)
aku tak tau kapan surat ini kan kau baca. aku tak bisa salahakan siapa-siapa. aku tak bisa salahkan tuhan karena letakkan selat sunda sebagai pemisah kita. aku tak bisa berbuat apa-apa untuk mempercepat surat ini sampai padamu. aku hanya ingin kamu membacanya, kapan pun itu. aku ingin kau tahu, aku rindu.
Setelah sekian lama berlalu, semua pasti jauh berubah, aku bisu di sini, kau tak peduli di sana. aku buta kabarmu, hanya bisa berharap kamu baik-baik saja di sana. semoga saja begitu. 


aku tak mengerti makna pasti dari surat ini. jika kau tanya maksud surat ini, hanya ada 4 kata untuk menjelaskannya "Aku rindu kamu, Nad




Walau kita tak lagi bertemu, walau kita tak mungkin lagi berjumpa. tapi aku masih dapat membayangkan wajahmu dengan sempurna. selamanya kan seperti itu. Ingatlah, kamu mengenalku berawal dari teman. biarkan aku jadi lebih dari itu, biarkan aku menjadi sesuatu yang berharga bagi mu, apa pun itu.


Salam rindu selalu
Ttd.
aku, yang sunyi tanpa kicauan mu

2 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus